Tampilkan postingan dengan label Pikiran Rakyat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pikiran Rakyat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Desember 2011

Rumah Susun Pekerja di Batam Segera Diresmikan

JAKARTA, (PRLM).-Para pekerja peserta Jamsostek di Batam pantas bergembira, karena tidak lama lagi akan menikmati fasilitas rumah susun sewa murah dengan fasilitas lengkap. Rumah susun dengan tujuh blok kembar yang dibangun di Kawasan Industri Kabil, rencananya rampung pada 21 Desember ini. "Kontraktor pelaksana pembangunan sudah menyanggupi akan menyelesaikan pembangungan pada tanggal yang disepakati, yakni 21 Desember 2011," kata Dirut PT Jamsostek Hotbonar Sinaga dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (14/12).
Sesungguhnya, projek yang peletakan batu pertamanya pada 15 April 2011 itu mengalami kelambatan. Semula, rumah susun itu direncakanan selesai pada 21 November lalu, tetapi karena satu dan lain hal direncanakan selesai Desember ini. "Kami berharap kontraktor bisa menyelesaikannya tepat waktu sesuai dengan kesanggupan yang mereka janjikan," kata Hotbonar seraya berharap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bisa meresmikan rumah susun sewa itu pada Januari 2012. "Kami sedang mencari waktu yang tepat untuk peresmiannya yang akan dikaitkan dengan kegiatan kepresidenan lainnya," kata Hotbonar.

Jumat, 02 Desember 2011

193.000 Rumah di Karawang Tak Layak Huni

Pikiran Rakyat. KARAWANG, (PRLM).- Data dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karawang, terdapat sedikitnya 193.000 rumah di Kabupaten Karwang masuk dalam kategori Rumah Tak Layak Huni (RTLH) dari jumlah total rumah yang ada sekitar 564.000 rumah. "RTLH di Kabupaten Karwang mencapai sekitar 34 persen. Semua tersebar merata hampir di semua kecamatan dan yang paling banyak di antaranya berada di wilayah utara Kab. Karawang," kata Kepala Bada Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab. Karawang, Agus Sundawiana, Senin (28/11).

Agus mengatakan, jumlah banyaknya rumah tak layak huni ini berbanding lurus dengan jumlah warga miskin di Karawang, karena salah satu indikasi kemiskinan adalah rumah yang ditinggali dinilai tidak layak. "Selain dari fisik bangunan, seperti lantai rumah masih dari tanah, sanitasi lingkungan dan kondisi sosial masyarakatnya jauh dari apa yang dikatakan sehat," tuturnya.